Awal Musim Semi

Sorry

Pagi itu angin berhembus ditemani rintik hujan. Beberapa penghuni rumah tampak tenang menyesap secangkir teh hangat. Sesekali mereka membetulkan letak sweater di ujung tangan.

Kemarin penghujung musim pamit. Tumpukan es berwarna putih bersih sudah mencair. Rumput di tanah bersenandung menyapa lembaran baru.

Di sudut pekarangan, sebuah tangkai berduri mengulas senyum tipis. Tidak lama lagi kuntum mawar akan menjadi putri paling cantik.

Selamat melepas rindu akan kenangan. Selamat merangkai kembali kisah di indahnya awal musim semi.

Advertisements

Leave Your Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s